Loading...

PWI Riau Bedah Masa Depan Pers di Tengah Gempuran Media Sosial

 

Foto : Ketua PWI Propinsi Riau HbRaja Isyam Azwar ( Ist) 



PEKANBARU ( Detikperjuangan.id)— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menggelar diskusi bertajuk “Tantangan dan Masa Depan Pers Riau” di Pekanbaru, Senin (15/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan penghargaan Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) Ali Kelana 2026 yang didukung PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).


Diskusi membahas tantangan pers arus utama di tengah pesatnya pertumbuhan media digital dan media sosial. Pers dituntut terus berinovasi menghadapi tekanan ekonomi, minimnya pendapatan iklan, serta perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.


Ketua PWI Riau H Raja Isyam Azwar mengatakan, diskusi digelar untuk membedah persoalan yang dihadapi pers Riau sekaligus mencari solusi agar media tetap mampu menjalankan peran pentingnya di tengah perubahan ekosistem informasi.


“Benarkah masyarakat lebih percaya kerja serius pers atau hanya mencari konten viral yang dikerjakan tanpa verifikasi dan akurasi yang ketat?” kata Raja.


Menurutnya, media sosial kerap menyajikan informasi yang belum melalui proses konfirmasi dan verifikasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pers yang selama ini mengedepankan akurasi, konfirmasi, verifikasi, dan kejujuran jurnalistik.


Diskusi menghadirkan Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru Erwin Ardian dan akademisi FISIPOL Universitas Riau Suyanto SSos MSc PhD. Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar bertindak sebagai moderator.


Dalam kesempatan yang sama, PWI Riau menyerahkan penghargaan LKTJ Ali Kelana 2026. Lomba tahunan bagi wartawan anggota PWI Riau itu berlangsung sejak Juli hingga 15 Agustus 2026.


Tahun ini, total hadiah yang disediakan mencapai Rp10 juta. Pemenang utama memperoleh trofi bergilir dan uang Rp7,5 juta, sedangkan lima nominator masing-masing mendapatkan Rp500 ribu.


Raja mengatakan LKTJ Ali Kelana menjadi salah satu instrumen PWI Riau untuk mengukur kualitas karya jurnalistik wartawan di tengah perubahan lanskap media.


“Dari LKTJ Ali Kelana inilah kami di PWI Riau melihat dan mengukur kualitas karya jurnalistik wartawan di Riau,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PHR yang mendukung penuh rangkaian kegiatan tersebut. Raja berharap sinergi antara PWI Riau dan PHR terus berlanjut.(***) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama