Loading...

Pastikan Karhutla Padam , Camat Mandau Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di Pematang Pudu




MANDAU (Detikperjuangan.id) – Pemerintah Kecamatan Mandau bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul di kawasan lahan gambut yang rawan menyimpan bara.


Peninjauan dilakukan Camat Mandau yang diwakili Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Mandau, Albert Wannery, S.Tr.IP., didampingi Lurah Pematang Pudu, Muhammad Vicky, S.STP., M.Si., pada Kamis (16/7/2026).


Di lokasi, Albert Wannery menegaskan pentingnya memastikan seluruh titik api telah padam mengingat karakteristik lahan gambut yang berpotensi memunculkan api kembali meski kobaran di permukaan telah berhasil dipadamkan.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla, terdiri dari personel Polsek Mandau, Koramil, Satpol PP, BPBD, serta dukungan tiga unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Riau.



"Kita harus memastikan api benar-benar padam. Jangan sampai masih ada bara yang tersisa karena lahan gambut sangat rentan kembali terbakar," tegas Albert saat memberikan arahan kepada petugas di lapangan.


Tidak hanya melakukan peninjauan, Albert Wannery bersama Lurah Pematang Pudu juga turun langsung membantu proses pemadaman. Dengan mengenakan perlengkapan keselamatan, keduanya ikut menyemprotkan air menggunakan selang bertekanan tinggi ke sejumlah titik yang diduga masih menyimpan bara api.


Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kecamatan Mandau dalam mendukung penanganan karhutla sekaligus memastikan upaya pemadaman berjalan optimal melalui sinergi bersama TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, BNPB, dan masyarakat.


Pemerintah Kecamatan Mandau juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar kebakaran dapat ditangani sejak dini dan tidak meluas.(***) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama