Loading...

Gelar Reses di RW 20 Air Jamban, Saiful Ardi,SH : Aspirasi Reses Jadi Dasar Perjuangan Pembangunan di DPRD Bengkalis



MANDAU (Detikperjuangan.id) – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Partai Amanat Nasional (PAN), Saiful Ardi, SH, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses akan diperjuangkan melalui mekanisme resmi DPRD sebagai salah satu dasar penyusunan program pembangunan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Saiful Ardi saat menggelar reses di RW 20, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kamis malam (16/7/2026). Kegiatan itu dihadiri Lurah Air Jamban Rifky Elyaningsih, S.STP., M.Si., Ketua RW 20 Mukhlis, para Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga setempat.


Dalam sambutannya, Saiful Ardi menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah H. Misgiono beserta keluarga serta masyarakat yang hadir. Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah memiliki tiga landasan utama, yaitu visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), serta aspirasi yang diserap anggota DPRD melalui reses.

"Hasil reses ini nantinya kami laporkan dalam rapat paripurna DPRD sehingga menjadi salah satu dasar dalam memperjuangkan pembangunan di daerah," ujar Saiful Ardi.

Ia mengungkapkan, selama kurang lebih 10 tahun mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, berbagai program pembangunan senilai sekitar Rp57 miliar telah berhasil diperjuangkan untuk wilayah RW 20. Pembangunan tersebut meliputi jalan lingkungan, drainase, rumah ibadah, hingga berbagai fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.





Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Salah satu bentuk dukungannya adalah bantuan sekitar Rp1 miliar untuk pembangunan fasilitas pendidikan Al-Kautsar dan Al-Fattah agar dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa membebani peserta didik dengan biaya pembangunan.

Selain memperjuangkan anggaran melalui APBD, Saiful Ardi juga mengaku terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh tambahan dukungan pembangunan bagi Kabupaten Bengkalis, termasuk bantuan untuk sejumlah sekolah swasta.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang masih terdampak keterlambatan transfer dana dari pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi tersebut berpengaruh terhadap pelaksanaan sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan.

"Kami berharap pemerintah pusat segera menuntaskan kewajiban transfer ke daerah sehingga program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai harapan masyarakat," katanya.
Menanggapi aspirasi warga terkait pengoperasian Pos Kesehatan (Pos 2)

Saiful Ardi menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Mandau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis agar fasilitas tersebut dapat segera difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan warga dalam kegiatan reses dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan.


Sebagai penutup, Saiful Ardi mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pembangunan demi kemajuan RW 20, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, dan Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan.(**) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama