Ket : Manager HSSE PT PDC, Bagus Uji Widihatono memaparkan terkait HSSE Performance Periode Juni 2026 ( Hmspdc)
JAKARTA (Detikperjuangan.id) – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat implementasi budaya keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional serta mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta percepat tindak lanjut atas berbagai hasil inspeksi di seluruh area operasi.
Direktur Utama PDC sekaligus Ketua Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Hery Lesmana, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban memenuhi regulasi, melainkan telah menjadi budaya yang harus diterapkan dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.
"HSSE merupakan bagian dari budaya kerja yang mendukung keandalan operasional. Setiap hasil evaluasi dan temuan di lapangan harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan konsisten agar potensi risiko dapat dicegah sebelum berkembang menjadi insiden," ujar Hery dalam Rapat P2K3 yang digelar di PDC Tower, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Rapat tersebut menjadi forum strategis bagi manajemen untuk mengevaluasi implementasi HSSE, meninjau capaian Lagging Indicator dan Leading Indicator kinerja keselamatan, memperkuat koordinasi lintas fungsi, serta memastikan seluruh rekomendasi perbaikan dapat dijalankan secara efektif.
Salah satu pembahasan utama dalam rapat adalah hasil Inspection Housekeeping Safety Barrier (IHSB) Yard Duri Tahun 2026. Hasil inspeksi tersebut menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan guna memperkuat pengendalian risiko, meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta menjaga keandalan operasional perusahaan.
Manager HSSE PDC, Bagus Uji Widihartono, mengatakan setiap rekomendasi hasil inspeksi tidak hanya ditujukan untuk menyelesaikan temuan, tetapi juga memperkuat sistem pencegahan kecelakaan kerja secara berkelanjutan.
"Setiap hasil inspeksi merupakan bahan pembelajaran bagi perusahaan untuk terus memperkuat sistem pengendalian risiko. Fokus kami adalah memastikan setiap rekomendasi ditindaklanjuti hingga tuntas sehingga potensi bahaya dapat dicegah sedini mungkin dan budaya keselamatan semakin melekat dalam setiap aktivitas operasional," jelasnya.
Melalui penguatan budaya keselamatan, evaluasi berkelanjutan, serta sinergi antara manajemen dan seluruh pekerja, PDC berkomitmen membangun sistem kerja yang lebih andal, adaptif, dan berorientasi pada pencegahan risiko.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan yang aman, berkualitas, dan dapat diandalkan bagi pelanggan, serta menciptakan lingkungan kerja yang selamat bagi seluruh pekerja sesuai prinsip "Safety First, Excellence Always." (***)



Posting Komentar