Mandau ( Detikperjuangan.com) – Proyek galian kabel fiber optik (FO) di Jalan Hangtuah, Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, menuai sorotan warga. Pasalnya, lubang galian yang berada di tepi jalan dinilai membahayakan pengguna jalan terutama pengendara roda dua dan roda empat , karena minim rambu rambu pengamanan dan juga belum ditutup kembali secara maksimal.
Keluhan tersebut ramai disampaikan masyarakat melalui media sosial dan langsung kepada awak.media. Menurut Ricardo salah seorang warga mengkritik kondisi galian proyek tersebut.Dikatakannya puluhan galian kabel meninggalkan tanah kuning berserakan tanpa penutup memadai dan permanen.Dan jika belum ditimbun alangkah nyamannya jika perlu dipasang rambu rambu.
Ia meminta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, hingga Satpol PP turun tangan melakukan pengawasan agar pekerjaan proyek tetap memperhatikan keselamatan dan estetika kota.
“Kami tidak menghambat pembangunan kabel FO, hanya meminta instansi terkait memastikan galian itu ditutup kembali dan diaspal seperti semula,” ucapnya kepada wartawan Senin (11/5/2026).
Pantauan di lokasi, terlihat lubang galian berada di pinggir badan jalan dengan rambu pengaman seadanya berupa pita kuning yang sangat minim. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama pada malam hari atau saat hujan.
Warga juga menilai proyek tersebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan karena sisa tanah galian berserakan di sekitar lokasi pekerjaan.
Saat dikonfirmasi terkait pengawasan proyek tersebut, pihak pengawasan komunikasi menyampaikan bahwa Project Manager (PM) proyek akan menghubungi media untuk memberikan penjelasan lebih lanjut. Namun hingga berita ini diturunkan, PM yang dimaksud belum memberikan keterangan maupun menghubungi pihak media.
Masyarakat berharap pihak pelaksana proyek segera melakukan penanganan terhadap lubang galian dan memastikan pekerjaan dilakukan sesuai standar keselamatan demi menghindari kecelakaan di jalan raya.(***)




Posting Komentar