DURI (Detikpeejuangan.com) – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Pendidikan Menengah SMA/MA/MAK sederajat tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 resmi dibuka di Aula SMA Negeri 2 Mandau, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang menjadi wadah pengembangan bakat seni dan sastra bagi para pelajar ini diikuti oleh perwakilan sekolah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bengkalis. FLS3N juga menjadi ajang seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bengkalis ke tingkat Provinsi Riau.
Ketua Panitia Pelaksana, Sundakir, SE, M.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi FLS3N tingkat kabupaten dapat terlaksana berkat dukungan dan kerja sama seluruh kepala sekolah SMA/SMK/MA/MAK di Kabupaten Bengkalis.
“Kami berharap seleksi FLS3N Tingkat Kabupaten Bengkalis bisa berjalan dengan lancar dan dewan juri menilai benar-benar sesuai fakta integritas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bengkalis, M. Nur mengatakan masih ada beberapa sekolah yang belum dapat mengikuti seleksi karena keterbatasan anggaran dan kondisi geografis Kabupaten Bengkalis yang terbagi antara wilayah daratan dan kepulauan.
“Kabupaten Bengkalis memiliki tantangan tersendiri karena wilayahnya terdiri dari darat dan laut. Namun demikian, kegiatan FLS3N tetap rutin kita laksanakan setiap tahun,” katanya.
M. Nur yang juga menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 3 Bukit Batu menegaskan proses penilaian dalam FLS3N harus dilakukan secara profesional dan objektif.
“FLS3N ini memang cukup subjektif. Karena itu, apa pun hasil keputusan dewan juri itulah yang terbaik dan akan mewakili Kabupaten Bengkalis ke tingkat Provinsi Riau,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tingkat nasional nantinya peserta tidak lagi mengirimkan penampilan dalam bentuk video, melainkan tampil langsung di atas panggung dan dinilai secara langsung oleh dewan juri.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Riau, Al Choiri Syahwali, S.STP., M.Si saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa FLS3N merupakan ajang seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Menurutnya, dari 16 cabang lomba yang dipertandingkan, SMA Mutiara menjadi sekolah yang paling banyak mengirimkan perwakilan peserta.
“Tahapan seleksi ini merupakan hasil terbaik dari penilaian dewan juri sesuai fakta integritas. Kita berharap peserta dari Kabupaten Bengkalis dapat melaju hingga tingkat Provinsi Riau,” tandasnya (***) .





Posting Komentar