Loading...

Kontribusi Besar Alih Daya PDC, Perkuat Operasional Industri Migas Nasional



JAKARTA ( Detikperjuangan.com) – Tingginya kebutuhan tenaga kerja di industri minyak dan gas (migas) Indonesia mendorong pentingnya peran tenaga kerja alih daya (manpower outsourcing) sebagai penopang utama operasional sektor energi, baik di hulu maupun hilir.

Sistem alih daya kini tidak lagi dipandang sebagai solusi sementara, melainkan telah menjadi bagian strategis dalam menjaga keberlangsungan operasional industri migas nasional.

Salah satu perusahaan yang konsisten berkontribusi di sektor ini adalah PT Patra Drilling Contractor (PDC). Perusahaan ini dikenal sebagai penyedia layanan Outsourcing Management yang terpercaya berkat pengalaman dan kiprah berkelanjutan di industri energi.

Manager Outsourcing Management PDC, Rahmat Wijaya, menjelaskan bahwa layanan yang ditawarkan mampu meningkatkan efisiensi operasional pelanggan secara signifikan. Selain itu, layanan ini juga membantu menekan biaya rekrutmen dan pelatihan, serta membuka akses terhadap tenaga kerja global yang memiliki keahlian khusus.

“Layanan Outsourcing Management ini bersifat end-to-end yang mencakup seluruh siklus pengelolaan tenaga kerja,” ujarnya.

Layanan tersebut mencakup perencanaan kebutuhan tenaga kerja, proses rekrutmen dan pelatihan, penempatan, hingga pengelolaan penggajian dan administrasi. Tak hanya itu, PDC juga melakukan monitoring dan evaluasi kinerja, termasuk memastikan kepatuhan terhadap standar operasional dan aspek keselamatan kerja atau HSSE.

Keunggulan PDC, lanjut Rahmat, terletak pada pengalaman luas di industri energi, penerapan standar HSSE yang tinggi dan terintegrasi, serta pemahaman mendalam terhadap sistem dan budaya kerja Pertamina. Hal ini diperkuat dengan status PDC sebagai bagian dari grup Pertamina yang menjamin keandalan dan keberlanjutan layanan.

Sejak dijalankan pada 2014, unit bisnis outsourcing PDC telah mendukung berbagai sektor di industri migas, meliputi operation support manpower, fuel handling support, terminal operation support, HSSE support, logistics support, hingga maintenance support.

Wilayah operasionalnya pun tersebar luas, mencakup DKI Jakarta, Sumatera (Palembang, Jambi, Aceh, Duri, Pekanbaru, Dumai), Jawa (Indramayu, Cirebon, Bojonegoro), hingga Kalimantan dan Papua.

Hingga Maret 2026, PDC tercatat mengelola 48 kontrak dari berbagai perusahaan dengan jumlah tenaga kerja alih daya mencapai hampir 7.000 orang.

Dalam operasionalnya, PDC menerapkan sistem manajemen terintegrasi, termasuk standar mutu ISO 9001, sistem keselamatan dan kesehatan kerja, serta sistem operasional berbasis digital seperti recruitment system, performance management system, dan payroll system.

“Seluruh proses dijalankan berdasarkan SOP dan SLA yang terukur serta diawasi melalui mekanisme monitoring dan audit berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kualitas layanan kepada klien,” tambah Rahmat.

Dengan kombinasi efisiensi operasional, kualitas sumber daya manusia, serta fleksibilitas dalam menyesuaikan kebutuhan klien, PDC diyakini terus menjadi mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan industri energi nasional.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama