DURI ( Detikperjuangan.com) – PT PDC terus mempertegas komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja melalui pelatihan Driving Safety (Defensive Driving) yang digelar pada 20–23 April 2026 di Yard Duri PDC. Kegiatan ini melibatkan 54 pengemudi operasional Heavy Transport Equipment dengan menghadirkan instruktur profesional dari Safety Defensive Consultant Indonesia.
Pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya risiko kecelakaan kerja di area operasional, khususnya yang melibatkan kendaraan berat. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran, kompetensi, serta membentuk perilaku berkendara defensif guna meminimalkan potensi insiden di lapangan.
HSSE Manager PDC, Bagus Puji Widihartono, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan budaya keselamatan yang berkelanjutan.
“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan mengemudi, tetapi juga membentuk pola pikir dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan. Kami ingin setiap pengemudi memiliki kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Selama empat hari, peserta dibekali materi komprehensif mulai dari manajemen risiko berkendara, teknik defensive driving, pemeriksaan kendaraan (pre-check inspection), hingga teknik pengereman yang aman. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait pengelolaan kelelahan (fatigue), blind spot, serta kesiapan menghadapi kondisi darurat.
Bagus berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata di lapangan. “Kami menargetkan peningkatan disiplin, kewaspadaan, serta kemampuan pengemudi dalam mengidentifikasi dan menghindari potensi bahaya, sehingga angka kecelakaan maupun near-miss dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.
Sementara itu, instruktur Driving Safety dari PT SDCI, Sonny Susmana, menjelaskan bahwa kecelakaan umumnya terjadi akibat kombinasi unsafe act (tindakan tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman). Karena itu, pengemudi dituntut untuk bersikap proaktif dalam mengantisipasi berbagai risiko selama berkendara.
“Melalui pelatihan ini, kami mendorong peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, sekaligus membentuk perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip defensive driving, meningkatkan keterampilan berkendara yang aman, serta menunjukkan perubahan perilaku yang lebih disiplin dan waspada. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan kerugian operasional perusahaan, sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan PDC.




Posting Komentar