Loading...

Bengkalis Perkuat Perang Melawan Narkoba, ULT P4GN Segera Dibentuk


BENGKALIS ( Detikperjuangan.com)  – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menangani persoalan narkoba kembali ditegaskan melalui Focus Group Discussion (FGD) pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), yang digelar di Ruang Rapat Kesbangpol Bengkalis, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat langkah nyata melawan peredaran gelap narkotika.

Kepala Kesbangpol Bengkalis, Suwarto, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pembentukan ULT P4GN merupakan hasil sinergi lintas perangkat daerah dan instansi vertikal. Ia menekankan pentingnya dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Polres Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis, Kejari Bengkalis, serta dinas teknis lainnya.

Menurutnya, masing-masing instansi akan menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas secara bergilir di sekretariat ULT P4GN Bengkalis.

“Operasional ULT akan didukung melalui APBD yang dikelola Kesbangpol, dengan rencana penguatan anggaran pada tahun 2027. Kehadiran ASN di sekretariat sangat penting karena layanan yang diberikan berkaitan langsung dengan penanganan masyarakat yang terpapar narkoba,” jelas Suwarto.


Sementara itu, Wakil Bupati Bagus Santoso menegaskan bahwa pembentukan ULT merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ia menyebutkan, persoalan narkoba saat ini semakin kompleks dan masif, sehingga membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta berbasis tindakan nyata.

Menurutnya, Kabupaten Bengkalis memiliki tantangan geografis yang cukup berat, dengan banyaknya jalur perlintasan serta keberadaan pelabuhan tidak resmi yang rawan menjadi pintu masuk narkoba dari luar negeri. Kondisi tersebut juga diperparah oleh faktor ekonomi masyarakat pesisir yang kerap dimanfaatkan jaringan internasional.

Selain itu, Wabup juga menyoroti masih tingginya angka penyalahgunaan narkoba secara nasional maupun global, serta belum maksimalnya efek jera, termasuk di lembaga pemasyarakatan yang masih menjadi titik rawan peredaran.

“Tidak boleh ada kompromi. Siapapun yang terlibat, baik pengguna, kurir, maupun bandar harus ditindak tegas sesuai hukum. Penanganan narkoba harus transparan, adil, dan tidak merugikan masyarakat agar kepercayaan publik kembali terbangun,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wabup mengajak seluruh elemen untuk menjadikan pemberantasan narkoba sebagai komitmen bersama. Ia berharap kehadiran ULT P4GN mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, penindakan, hingga rehabilitasi demi menyelamatkan generasi muda Bengkalis.

FGD tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta guna menyatukan pandangan serta merumuskan langkah konkret dalam percepatan pembentukan ULT P4GN di Kabupaten Bengkalis.

Turut hadir dalam kegiatan itu Tim Percepatan Pembangunan Bengkalis H. Mustafa Kamal dan H. Yuhelmi, Kepala Dinas PMD Bengkalis Ismail, Sekretaris BKPP Nurkamarzaman, Sekretaris Dinas Kesehatan Hj. Akna Juita, serta perwakilan perangkat daerah yang tergabung dalam ULT P4GN Bengkalis. (Inf)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama