Loading...

Dukung Pendidikan Inklusif, TP-PKK Mandau Apresiasi Pelatihan Membatik untuk Siswa SLB


MANDAU, ( Detikperjuangan.com) – Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kecamatan Mandau menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan pendidikan vokasional bagi peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui pelatihan keterampilan membatik.

Program ini merupakan kolaborasi antara PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan melalui program Community Involvement and Development (CID) bersama LPPM Universitas Muhammadiyah Riau. Kegiatan digelar di Sekretariat TP-PKK Kecamatan Mandau, Senin (18/5/2026).

Pelatihan menghadirkan perajin Batik Brand Mandau yang memberikan demonstrasi langsung sekaligus edukasi membatik kepada peserta. Adapun peserta berasal dari SLB Yayasan Hati Terpilih (YHT) dan SLB Aisyiyah, yang terdiri dari empat guru dan empat siswa.

Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan keterampilan sekaligus kemandirian peserta didik SLB. Ia menilai pendidikan vokasional tidak hanya memberikan kemampuan teknis, tetapi juga mampu membangun kepercayaan diri serta membuka peluang produktivitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Program yang digagas CID PT PHR dan LPPM UMRI ini sangat positif. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi bekal sekaligus melahirkan inovasi baru bagi guru dan siswa SLB di Mandau,” ujarnya.

Dewi yang juga pendiri Galeri Brand Mandau menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara TP-PKK Mandau dengan SLB Yayasan Hati Terpilih dan SLB Aisyiyah, khususnya dalam pemberdayaan peserta didik.

Ia menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus berkarya dan meningkatkan produktivitas di masa depan.

“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Kami yakin setiap anak memiliki potensi luar biasa yang bisa dikembangkan,” tutupnya.

Melalui program ini, PT Pertamina Hulu Rokan Zona Rokan bersama LPPM Universitas Muhammadiyah Riau menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan inklusif serta penguatan kapasitas peserta didik SLB agar lebih mandiri, kreatif, dan berdaya saing di tengah masyarakat.(***)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama