DURI,( Detikperjuangan.id) – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Rumah Sakit Permata Hati Duri. Rumah sakit yang telah tersertifikasi syariah tersebut menyembelih sembilan ekor sapi qurban yang dagingnya didistribusikan kepada lebih dari 800 penerima manfaat, Kamis (28/5/2026).
Mengusung tema “Melalui Qurban, Kita Wujudkan Semangat Saling Berbagi Untuk Meningkatkan Ketaqwaan”, kegiatan qurban tahunan itu melibatkan jajaran manajemen, dokter, hingga ratusan karyawan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Lantunan takbir yang menggema sejak pagi menambah kekhidmatan prosesi penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan di lingkungan rumah sakit. Kegiatan tersebut turut dihadiri salah satu Owner RS Permata Hati, dr. Fidel Fuadi Dt Majo Basa bersama istri, Direktur RS Permata Hati dr. Efriyanti, Kabag Humas dan Marketing Maspal Yopi, para dokter, serta seluruh keluarga besar rumah sakit.
Direktur RS Permata Hati Duri, dr. Efriyanti, mengatakan bahwa qurban bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga sarana memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan ketakwaan di lingkungan rumah sakit.
"Momentum qurban ini tentu untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Karena itu, kami mengajak seluruh karyawan dan karyawati Rumah Sakit Permata Hati untuk ikut berqurban bersama di rumah sakit," ujarnya.
Menurutnya, daging qurban tidak hanya dibagikan kepada karyawan, tetapi juga kepada masyarakat sekitar, petugas kebersihan, pekerja sosial, serta warga yang membutuhkan.
"Kami ingin berbagi kepada sesama, khususnya masyarakat di sekitar rumah sakit yang selama ini menjadi bagian dari lingkungan dan keluarga besar RS Permata Hati," katanya.
Dari sembilan ekor sapi yang disembelih, diperkirakan menghasilkan lebih dari satu ton daging qurban yang kemudian dibagikan kepada ratusan penerima manfaat.
"Jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 800 orang lebih. Selain masyarakat sekitar, para pekerja yang selama ini membantu operasional rumah sakit juga turut menerima manfaat dari kegiatan ini," jelas dr. Efriyanti.
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, kegiatan qurban di RS Permata Hati merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai syariah yang telah lama menjadi budaya kerja rumah sakit. Tradisi tersebut bahkan telah berlangsung selama lebih dari 15 tahun, sejak rumah sakit masih beroperasi di gedung lama.
"Rumah Sakit Permata Hati telah tersertifikasi sebagai rumah sakit syariah oleh Dewan Syariah Nasional. Karena itu, kegiatan qurban ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menanamkan nilai spiritual, mengajak karyawan yang mampu untuk berqurban, mempererat tali persaudaraan, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial," tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, RS Permata Hati Duri berharap semangat berbagi dan kepedulian yang terkandung dalam ibadah qurban dapat terus tumbuh dan menjadi tradisi yang selalu dinantikan setiap tahun, baik oleh keluarga besar rumah sakit maupun masyarakat sekitar.(***)




Posting Komentar