BENGKALIS ( Detikperjuangan.id) – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional terus diperkuat di Kabupaten Bengkalis. Melalui Polsek Siak Kecil, Polres Bengkalis menggelar rapat koordinasi bersama kelompok tani dan para pemangku kepentingan guna memastikan keberlanjutan budidaya jagung pipil di tengah tantangan musim kemarau.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Siak Kecil, Kamis (4/6/2026), dipimpin langsung oleh Kapolsek Siak Kecil IPTU Bastian Rinaldy, SH. Rapat tersebut menjadi forum evaluasi perkembangan lahan jagung pipil sekaligus menyusun strategi menghadapi keterbatasan pasokan air akibat cuaca kering yang melanda wilayah tersebut.
Dalam pertemuan itu, sejumlah kelompok tani memaparkan kondisi terkini lahan yang mereka kelola. Kelompok Tani Binaan Desa Liang Banir, misalnya, berencana kembali melakukan penanaman jagung pipil pada pekan depan dengan memanfaatkan sumber air dari parit dan drum penampungan sebagai langkah antisipasi terhadap kekeringan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga hewan ternak agar tidak merusak tanaman jagung yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Sementara itu, Kelompok Tani Dusun Suka Damai Desa Sungai Siput masih menunggu hasil penjualan panen sebelumnya sebelum memulai masa tanam berikutnya. Di lahan binaan Polres Bengkalis sendiri, para petani saat ini fokus melakukan pembersihan gulma dan persiapan pengolahan lahan yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Di lokasi lain, Kelompok Tani Sadar Jaya terus melakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin guna menjaga pertumbuhan tanaman meski dihadapkan pada kondisi kemarau yang cukup berat. Sedangkan Kelompok Tani Muda Jaya 2 tengah mempersiapkan penyemprotan gulma sebelum kembali melakukan penanaman.
Kapolsek Siak Kecil IPTU Bastian Rinaldy menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, jagung pipil merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Karena itu, pendampingan dan koordinasi secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan optimal.
Kegiatan rapat koordinasi berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan dan komitmen bersama untuk memajukan sektor pertanian. Polres Bengkalis menegaskan akan terus mengawal dan mendukung berbagai program ketahanan pangan demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis.(***)




Posting Komentar